Home / Uncategorized / Bisnis Sekolah Bahasa Inggris Untuk Anak TK di Korea Terancam Bangkut

Bisnis Sekolah Bahasa Inggris Untuk Anak TK di Korea Terancam Bangkut

sumber: knittymarie, http://matadornetwork.com

       Pemerintah Korea akan
menindak sekolah TK yang mengajarkan bahasa Inggris kepada siswanya jika tidak
sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini karena banyak
sekolah swasta yang tidak menjalankan fungsinya sesuai dengan aturan.
        Bisnis
Sekolah TK maupun Todler yang mengajarkan Bahasa Inggris pada muridnya
merupakan usaha yang sangat menggiurkan di Korea. Para orang tua muda di Korea,
berbondong-bondong menyekolahkan anak mereka sejak dini ke sekolah yang
memiliki kurikulum Bahasa Inggris. Mereka percaya, kemampuan bahasa Inggris
pada anak akan membawa masa depan lebih baik, diterima di universitas terbaik,
mudah mencari kerja dan mendapatkan penghasilan tinggi. Namun sayangnya, tidak
semua sekolah mengikuti aturan yang berlakun, denda yang harus ditanggung pada
sekolah yang tidak taat aturan ini adalah 5 juta Won (US$ 4.370) atau izin
usahanya dicabut jika terbukti telah melakukan pelanggaran serius.
       Menurut
Kementerian Pendidikan Korean setidaknya ada 420 sekolah swasta dan kursus
bahasa Inggris yang mengajar lebih dari 32.000 anak usia pra sekolah dengan
nama “TK Berbahasa Inggris.” “Seharusnya smeua sekolah mentaati kurikulum
yang sudah ditetapkan pemerintah, dan tidak mengambil keuntungan semata-mata,”
ujar petugas dari Kementerian Pendidikan.
   
Menurut aturan yang berlaku, sekolah TK setidaknya beroperasi 3 sampai 4 jam
sehari dalam memberikan pelajaran di kelas. Demikian juga aturan mengenai kesehatan
sekolah dan manajemen. Banyaknya sekolah yang tumbuh untuk mengejar permintaan
pasar mengakibatkan atura-aturan yang telah ditetapkan menjadi terabaikan.
Perihal lain yang menjadi perhatian Pemerintah Korea adalah, dalam aturan
resmi, belajar Bahasa Inggris bagi anak disarankan saat anak sudah duduk di
kelas 3 sekolah dasar. Tujuan ini, semata-mata untuk memenuhi kebutuhan anak
sesuai perkembangannya dan menghindari masalah sosial. Iklim kompetisi di Korea
sangat tinggi, mengajarkan anak-anak bahasa Inggris di usia yang sangat dini
dikhawatirkan akan mengakibatkan jurang perbedaan yang semakin besar antara
anak-anak yang bisa bahasa Inggris dan yang tidak.  Fenomena ini akan membawa pada konflik
pendidikan yang lebih besar di kemudian hari.
Sumber
informasi: koreatimes.co.kr, artikel asli ditulis oleh Hong Dam-young, Park
Si-soo. Sumber foto: knittymarie

About admin

Check Also

Samsung luncurkan Gawai yang Bisa dilipat, Selamat Tinggal gawai Tradisional

sumber:koreaherald.com Kejutan baru dari Samsung yang baru saja menghadirkan gawai yang bisa dilipat pertama di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 5 = 1